Pelajaran Bahasa Ibrani - Huruf

KOSA KATA BAHASA INGGRIS YANG SERING DIGUNAKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

Cara Tulis
Cara Baca
Arti
Miserly
Maizerli
Pelit
Noisy
Noizi
Ramai
Single
Singgel
Sendirian
Same
Seim
Sama
Quiet
Kuwaiet
Sepi
Dizzy
Dizi
Pussing
Way
Wei
Cara
Art
Art
Seni
Money
Maniy
Uang
Map
Mep
Peta
Cara Tulis
Cara Baca
Arti
Government
Govermen
Pemerintah
Health
Helth
Kesehatan
Meat
Met
Daging
Year
Yir
Tahun
Music
Myusik
Musik
Reading
Riding
Membaca
Food
Fud
Makanan
Difficult
Difikelt
Sulit
Easy
Izi
Mudah
Generous
Jeneres
dermawan

  
Cara Tulis
Cara Baca
Arti
Family
Femeli
Keluarga
Calm
Kalm
Kalem
Friendly
Frendli
Ramah
Heavy
Hevi
Berat
Poor
Puer
Miskin
Rich
Rich
Kaya
Sweet
Swit
Manis
Sour
Saur
Asam
Tired
Taird
Lelah
Useful
Yusful
Berguna
Cara Tulis
Cara Baca
Arti
Useless
Tyusles
Tak berguna
Brave
Breiv
Berani
Bitter
Biter
Pahit
Afraid
Freid
Takut
Empty
Empty
Kosong
Loud
Laud
Keras (suara)
Light
Lait
Terang, ringan
Over
Over
Habis
Cloudy
Klaudi
Mendung
Foggy
Fogi
Berkabut














MENEMUKAN ARTI DAN NILAI HIDUP (BAG 2) | Pdt. Dr. Erastus Sabdono - 2019...

E-Learning untuk Pembelajaran yang Lebih Efektif dan Efisien

Lirik lagu Nias Frans Bulu'aro - La'ua Lö'usaisi

Pendekatan PAK dalam Masyarakat Majemuk


Pendekatan PAK
dalam Masyarakat Majemuk

Menjadi guru PAK dalam era sekarang ini tidak mudah, apalagi dalam menghadapi nilai-nilai perubahan sekarang ini dalam berbagai bidang kehidupan.
Dengan melihat perubahan kehidupan yang amat pesat ini, menjadi tugas dan tanggung jawab guru PAK untuk berupaya pembentukan akhlak dan moralitas peserta didik agar mereka memiliki perilaku, nilai, dan pandangan hidup yang baik.
Oleh karena itu, perlu ada pendekatan-pendekatan Pendidikan Agama Kristen dalam masyarakat majemuk, yaitu:
1)      Pendekatan Instruksional
Pendekatan Instruksional merupakan suatu pola pendidikan Kristiani yang lebih menekankan pembelajaran. Yang perlu kita cermati dalam pendekatan Instruksional ini adalah menghadapi dunia ini sebagai orang-orang Kristen.
Pendekatan ini mengharapkan peserta didik untuk berfikir, berefleksi terhadap isi Alkitab dalam terang pengalaman mereka, dan memilih suatu cara hidup dengan hidup dalam dunia ini sebagai respon terhadap panggilan Allah.
Proses pendidikan dalam pengajaran ini mengarah pada refleksi teologis yang terjadi dalam memahami, menghidupi, dan melakukan iman dengan konteks kekeluargaan.
Konteks kekeluargaan adalah suasana yang saling menghormati, saling menghargai, dan saling membantu, suasana yang sangat membantu peserta didik untuk bertumbuh dan berkembang dalam iman dan kepercayaan Kristiani, serta suasana yang menjadikan pengalaman sebagai cara untuk memudahkan pemahaman dan perelevansian materi.
Dengan menjalani semua proses pendidikan berdasarkan pendekatan Instruksional ini, diharapkan peserta didik dapat menjadi orang yang siap menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan kehidupan dunia dengan tetap berpegang pada iman Kristen, juga berfungsi dalam membentuk orang yag hidup bertanggung jawab dan setia dalam berhadapan dengan dunia dengan berpegang juga pada iman Kristen.
2)      Pendekatan Perkembangan Spiritual
Pendekatan Perkembangan lebih menekankan pada pembentukan spiritualitas dan pembentukan iman individu untuk mewujudkannya dalam pelayanan sosial. Tujuan pendekatan ini adalah untuk membantu orang-orang mengembangkan kehidupan batin dan merespon dengan aksi keluar kepada orang lain atau sesama dan dunia.
Yang menjadi fokus pendekatan perkembangan ini adalah bagaimana setiap pribadi berkembang dalam imannya, sehingga mencapai hubungan dengan sumber terdalam kehidupan kita yakni Tuhan.
Semua proses yang terdapat dalam pendekatan ini harus bermanfaat untuk kegiatan pelayanan keluar (dunia). Melayani orang-orang yang membutuhkan dan melayani dunia dengan modal yang telah disiapkan.
3)      Pendekatan Komunitas Iman
Pendekatan komunitas iman adalah suatu pola pendidikan kristiani yang membantu komunitas-komunitas yang mempromosikan perkembangan manusia yang otentik dan membantu orang menentukan komunitas.
Pengajar berperan sebagai pemimpin komunitas yang memfasilitasi komunitas tersebut. Setiap apa yang terjadi dan semua hal yang dilakukan dalam komunitas itu menjadi hal utama dalam pembentukan pribadi-pribadi dalam komunitas. Kata “saling” adalah kata kunci dimana suatu kelompok itu bisa disebut sebagai komunitas. Rasa saling menghormati, mengenal, memperhatikan, mendukung dan saling mengingatkan.

Kesimpulan
            Pendekatan-pendekatan ini memiliki karakteristik seperti : berhadapan dengan dunia, melihat jemaat sebagai setting utama, menggunakan refleksi teologis dan menekankan pengalaman yaitu terjadinya pembelajaran sesuai nilai-nilai Kristiani yang bersumber pada Alkitab.
Jadi pendekatan-pendekatan ini dapat dipakai dalam Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat majemuk.


KRISIS KETELADAN (Sebuah Perenungan Pribadi Berdasarkan Kisah Nyata)

     Salah satu fenomena yang terjadi saat ini adalah krisis keteladanan. Ya, dimana orang-orang yang seharusnya memberi teladan menjadi bat...